Harimau! Harimau!

Harimau! Harimau!

Karya sastra legendaris karya Mochtar Lubis ini sudah beredar puluhan tahun, dan jika saja buku ini tidak dijual di Kedai Tjikini 17, bisa jadi saya tidak akan terpapar dengan keindahan isi buku ini.

Setelah selesai membaca buku ini, akhirnya saya menyadari kalau buku-buku sastra yang saya sukai biasanya mengandung beberapa elemen cerita berikut:

• Darah.
Bisa berarti terjadi pembunuhan, pembantaian, atau kematian akibat pertikaian. Yang akan lebih relevan jika darah tersebut tertumpah karena alasan;

• Perebutan Kekuasaan/Dominasi.
Baik dalam hal ingin menjadi penguasa suatu daerah atau kerajaan, atau sekedar keinginan menjadi tokoh yang dihargai.

• Adegan Sex
Adegan cabul, mesum, bercinta disebuah cerita adalah tantangan yang menuntut kreatifitas seorang pengarang bermutu menegaskan batas tipis antara karya sastra dan stensilan.

• Perjalanan atau Petualangan.
Perjalanan jauh tanpa batas adalah aspirasi saya, sebuah hal yang ingin sekali bisa saya lakukan namun tidak banyak kejadian karena berbagai kendala. Sehingga cerita-cerita dengan elemen perjalanan akan menarik bagi saya. Walaupun sekedar perjalanan dari dalam hutan menuju arah pulang kekampung seperti di novel ini.

• Makanan
Saya juga suka cerita dengan elemen makanan. Walaupun sekedar memanggang daging rusa di api ungun. Asal ada satu adegan salah satu tokoh menghargai makanan dengan baik, buat saya sudah cukup.

Dan Harimau! Harimau! memiliki semua elemen tersebut. Maka saya sangatlah terhibur oleh buku ini.

Ditambah dengan kepiawaian Mochtar Lubis dalam membangun karakter setiap tokoh yang ada. Buku ini membuat saya kagum dengan tokoh Pak Haji yang petualang, mungkin bisa dibuat satu buku sendiri yang memiliki kelima elemen cerita diatas. Buku ini juga membuat saya berempati dengan Buyung yang pandai dalam banyak hal dan berhati baik, juga sukses membangun karakter Wak Katok yang berwibawa.

Dan setelah kita mulai merasa mengenal semua tokoh, muncullah sang Harimau.

Yang mana, karakter sang Harimau inilah yang menunjukkan kemampuan Mochtar Lubis sebagai seorang penulis cerita sejati. Saya merasa bahagia bisa mengenal karyanya, walaupun tertunda puluhan tahun.

Harimau! Harimau!
Harimau! Harimau!

5 Resep Masakan Daging Sapi Curian a’la Raden Mandasia

resep daging sapi

Selain bunuh-bunuhan, adegan sex, dan maki-makian, buku ini juga bercerita mengenai resep-resep kuliner legendaris yang menarik. Bahkan bisa dibilang, sebagian besar tokoh utama di buku ini memiliki ilmu penting didunia masak-memasak. Raden Mandasia pandai memotong sapi, Sungu Lembu memiliki kemampuan merekam berbagai bahan masakan, dan Loki Tua adalah koki legendaris.

Novel Raden Mandasia Si Pencuri Daging Sapi ini adalah novel dongeng karangan Yusi Avianto Pareanom yang telah memenangkan berbagai penghargaan resmi dan bergengsi sebagai novel yang berkualitas. Saya sebagai bukan ahli sastra yang berkualitas, tidaklah merasa layak mereview buku ini apalagi mengkritiknya.

Namun demikian, bukan berarti saya tidak bisa bercerita mengenai buku ini.

Secara garis besar, buku dongeng ini bercerita mengenai perjalanan Raden Mandasia dari kerajaan Gilingwesi ke Negeri Gerbang Agung. Mengenai mengapa ia bertualang sejauh itu, dan apa saja petualangannya, saya merekomendasikan kalian untuk membacanya sendiri jika belum.

Karena ada banyak adegan memasaknya, saya berhasil menyarikan beberapa resep daging sapi yang mungkin bisa dicoba.

Berikut ini beberapa resep yang berhasil saya serap dari buku yang saya baca dalam berbagai kesempatan dalam sepekan terakhir ini

1. Resep Sapi Mandasia
Bahan-bahan
• Seekor sapi curian mungkin ada di peternakan sapi atau di pekarangan tetangga.
• Pisau Lengkung Besar dari baja
• Lancar (Pisau berbentuk bulu ayam dari Pulau Garam) Bisa didapat di tokopedia dengan kata kunci Pisau Bulu Ayam Madura.

Pertama, tebas kepala sapi curian dengan Pisau Lengkung Besar dari Baja. Tebasan ini supaya sempurna dibutuhkan latihan dan pisau yang sangat tajam, sehingga tebasan bisa berlansung sangat cepat sampai sapi curiannya tidak sadar telah ditebas.

Dengan cepat potong sapi menjadi bagian-bagian kecil sesuai selera, kemudian segera pisahkan kulit dari serat daging menggunakan pisau bulu ayam. Gunakan kulit sapi sebagai tempat meletakkan daging-daging segar yang baru saja dipotong.

Kemudian potong bagian lulur atau daging yang tepat berada di kiri-kanan punggung tengah. Daging dibagian ini sangat empuk, karena sapi jarang sekali menggerakan bagian ini.

Kemudian potong dengan hati-hati supaya seratnya terjaga, taburi garam, lada putih atau lada hitam sesuai keinginan. Setelah itu bakar kedua sisinya sampai kira-kira sepadat bantalan telapak lengan dibagian bawah jempol kiri, supaya keempukkannya terjaga dan lumer di mulut saat digigit.

Setelah itu, kumpulkan sisa daging sapi lainnya yang tidak terpakai dengan rapi untuk siapa saja yang berminat.

2. Sandung Lamur
• Daging Sapi (bukan curian)
• Merica

Lumuri daging sapi dengan merica, kemudian panggang selama setengah hari kemudian diasapi sampai sisi luar menghitam karena perubahan warna merica yang mengeras.

Menu ini disajikan di Rumah Makan Merak Emas.

3. Daging Sapi Mustika Rasa
Layukan daging sapi dengan suhu sejuk selama sepekan, sebelum diolah.
Daging-daging sapi ini akan jauh lembut dan gurih dari pada daging segar terbaik manapun.

Menu ini bisa didapat di Rumah Makan Mustika Rasa di Kotaraja Gerbang Agung.

4. Semur Daging Sapi Ujian Pencicip Makanan.

Semur Daging Sapi biasa, namun ditambah sedikit racun.
Menu ini dihidangkan untuk menguji keahlian seorang kasim pencicip makanan yang lidahnya juga bertugas mengindetifikasi racun-racun yang mungkin ada.

5. Sapi Empuk Pelana

Daging sapi (yang mungkin saja curian) ditaruh dibawah pelana kuda kemudian ditunggangi selama berhari-hari sampai dibutuhkan untuk dimakan dengan cara dibakar.

Dagingnya akan menjadi empuk sekali.

Sekianlah beberapa resep daging sapi yang bisa dicoba dieksperimenkan dirumah atau dipetualanganmu berikutnya.

daging sapi curian
Buku ini saya baca dalam setiap kesempatan, termasuk saat bebersih dan buang-membuang.

Buku ini saya dapat di Kedai Tjikini 17 yang dikelola oleh Pak Dharmawan Handonowarih. Kamu mungkin bisa juga mendapatkannya disana.

6 Tanda Kamu Perlu Mencari Kantor Baru

The Distillery Asia

Satu hal yang saya pelajari selama usia produktif saya ini; Kalau masih kerja kantoran di perusahaan orang, ga perlu kelewat setia sampai mengorbankan hidup pribadi. Jika memang sudah stagnan dan bikin susah berkembang, ya sebaiknya memikirkan tempat baru untuk berkarir.

1.Coba tanyakan hal ini kedirimu sendiri: Jika saya berada disini selama beberapa bulan lagi atau setahun lagi, apakah kondisi akan membaik? Jika tidak, sudah saatnya mencari pekerjaan baru.

2. Jika kamu jadi males bangun pagi dan merasa setiap detik yang kamu habiskan di jalan adalah sia-sia. Itu artinya sudah saatnya kamu mencari karir baru yang membuatmu semangat bangun dipagi hari, dan menghabiskan setiap detik di jalan untuk memikirkan rencana baru untuk terus berkembang.

3. Gaji kamu ga naik, atau saat kamu mengetahui orang dengan level yang sama dibayar lebih tinggi dari dirimu atau gaji kamu sama dengan orang di level yang lebih rendah. Jika kamu sudah minta naik gaji dan tidak dikabulkan, mungkin ini saat yang tepat untuk mulai mengincar posisi yang lebih baik di tempat lain.

4. Atasan kamu bukan seseorang yang bisa dihormati atau seseorang yang bisa berbagi ilmu baru. Jangan biarkan dirimu tidak berkembang terlalu lama, segeralah mencari tempat baru.

5. Saat kamu dibully atau dipermalukan didepan umum oleh atasan kamu karena memberikan ide. Seberapapun bodohnya ide kamu, tidaklah baik untuk dipermalukan. Saya rasa, itu adalah pertanda paling jelas untuk kamu mulai mencari pekerjaan baru.

6. Jika atasan mu selalu terlalu sibuk untuk berbicara mengenai pekerjaanmu. Seringkali membatalkan meeting denganmu dan terlambat untuk meeting denganmu. Jika itu yang terjadi, bisa jadi ia tidak peduli, dan itu saatnya kamu mencari tempat baru yang lebih menghargai pekerjaanmu.

Jangan sia-siakan hidupmu untuk pekerjaan yang gitu-gitu saja. Mungkin dipekerjaan saat ini kamu dianggap tidak berprestasi namun jika tanda-tanda diatas terjadi, bisa jadi masalahnya bukan didiri kamu.

Coba cari tempat baru untuk berkembang.

Namun demikian, jangan pindah hanya karena gaji yang sedikit lebih besar.
Kamu layak untuk pekerjaan dimana kamu bisa dihargai, bisa berkembang dan bekerja pakai hati — pekerjaan yang teman kantornya baik, dan menghargai satu sama lain. Dan itu lebih bisa membuat hidupmu jauh lebih baik dibandingkan sekedar gaji.

Kemudian ingat kalau dunia luar sudah menanti untuk dijelajahi.

Ternyata Membayar Tagihan Tepat Waktu Bisa Menyelamatkan Nyawa Manusia

Workroom Coffee Shop CIkini Jakarta Pusat

Jika anda bekerja sebagai bagian keuangan atau petugas bayar-membayar, atau sebagai AE atau manajer yang berhubungan dengan talent/freelancer/agency kecil.
Perhatian anda kepada ketepatan waktu pembayaran akan berpotensi menyelamatkan nyawa banyak orang.

Mengapa? Berikut ini saya ceritakan mengapa.

Kita perlu mengingat, sama seperti anda, seorang insan kreatif, seniman, freelancer itu tetap harus membayar tagihan listrik, pulsa, internet dan mungkin berbagai cicilan. Biasanya kalau telat bayar tagihan, akan ada denda. Juga kalau telat bayar cicilan motor bisa berisiko disita.

Dengan tidak menunda pembayaran, maka insan kreatif akan memiliki cukup uang dan membayar tagihan tepat waktu sehingga listrik dan internet mereka bisa terus menyala, dan kendaraan mereka tidak jadi disita oleh leasing.

Namun seringkali yang terjadi adalah pembayaran yg seharusnya 40 hari, menjadi 90 hari atau bahkan lebih. Maka seorang freelancer jadi ga bisa bayar tagihan karena duitnya kurang.
Dan disaat uang cair, ia harus bayar dua bulan plus denda.

Yang juga menyedihkan, adalah cerita beberapa teman seringkali tidak bisa menghadiri “meeting” karena tidak punya ongkos untuk pergi dan membiayai ‘ngopi’ cantik saat meeting. Banyak yang tak bisa bekerja karena internet mati. Karena uang mereka baru akan hadir di rekening dua bulan lagi.

Jika dibilang mereka harusnya bisa mengatur keuangan dengan baik. Maka coba introspeksi sedikit, sebuah perusahaan dengan keuangan yang baik itu tidak akan menunda-nunda pembayaran.

Bisa saja, karena perusahaan anda menunda-nunda pembayaran sehingga mereka tidak bisa membayar tagihan obat-obatan atau rumah sakit. Menyedihkan bukan?

Jika anda seseorang yang berhubungan lansung dengan pebisnis-pebisnis kreatif ini. Sekedar mengingatkan bagian akunting untuk cepat bayar, bisa menyelamatkan banyak nyawa kreatif.

Terimakasih untuk para klien yang selalu memperhatikan nasib vendor, dan mau meluangkan waktu mengejar bagian purchasing dan akuntan untuk mengeluarkan PO dan mencairkan honor tepat waktu. Kalianlah yang berjasa membuat industri kreatif ini berkembang.

SO YOU WANNA MAKE MONEY FROM YOUR TRAVELS?

Indonesian entrepreneur
Indonesian entrepreneur
NETWARMING: MEET THE ENTREPRENEUR
SO YOU WANNA MAKE MONEY FROM YOUR TRAVELS?
with
Arief Rahman (backpackstory.me)
Meizal Rossi (@meizalrossi)
Eric Wirjanata (@bakmi.club) < it’s me.
.
COWORKINC
Gedung WIMO lt 3
Jl Kemang I no 7, Jakarta Selatan 12730
.
Tuesday , 5 April 2016
7pm -9pm
IDR 200,000 (incl. dinner)
__________________________________
Further details:
coworkinc.maubelajarapa.com
@maubelajarapa
For more info pls contact:
Info@coworkinc.net
Danti 0818 112 688
Rinda 0812 9134 0273

 

Mengalihkan Energi Mengeluh Menjadi Produktif

Beberapa bulan belakangan ini sering membaca pekerja kreatif, terutama pekerja desain yang misuh-misuh karena diminta kerja gratis demi ‘exposure’, bayaran minim kerjaan maksimum, revisi ini abadi, atau  rupa-rupa keluhan lainnya yang hanya bisa didefinisikan oleh pekerja kreatif.

Lewat artikel ini saya hanya ingin sedikit berbagi pemikiran, walaupun saya sendiri ga begitu sukses sebagai pekerja kreatif. Dalam kesempatan ini saya mencoba untuk mengalihkan energi yang tadinya hendak digunakan untuk mengeluh menjadi energi produktif.

Setelah membaca berbagai buku ‘self help’ dan analisa, maka berikut ini ada beberapa tips ala menghadapi beberapa kendala dalam hidup pekerja kreatif.

Kendala 1. Kerjaan gratis!
Saya seringkali ngerjain sesuatu dengan gratis. Tidak saya lihat dari ‘exposure’ tapi saya lakukan untuk beberapa alasan:
1. pekerjaan yang saya anggap bisa untuk ‘belajar’ lagi.
2. bermanfaat bagi masyarakat.
3. ada waktu luang.
4. kliennya adalah mama saya sendiri.

Jika tidak sesuai dengan kondisi di atas dan saya tidak menemukan alasan lain, ya tolak aja. Beres.

Kendala 2. Harga teman.
Harga ‘teman’ akan saya berikan dengan kondisi:
1. Dia itu teman saya beneran.
2. Ada waktu luang
3. Asal pencairan invoice dan revisinya ga pake ribet.

Untuk kendala satu dan dua saya juga ada pengecualian pada projek dan individu yang berdasarkan penilaian saya akan menjadi awal pada proyek yang lebih berkelanjutan dan menjanjikan masa depan.

Kendala 3. Revisi tak berujung
Hal ini saya biasa anggap sebagai musibah. Kadangkala walaupun sudah ada kontrak atau perjanjian, tetap namanya musibah ya musibah. Mengeluh tidak akan menyelesaikan masalah.
Tegaskan saja ke klien kalau pekerjaan itu ada timeline yang perlu ditaati, dan revisi tiada henti akan mengganggu kehidupan seorang pekerja kreatif.

Kalau dia menolak dan kemudian membatalkan kontrak, ya kalo ada duit bisa sewa pengacara kalo ga ada duit apa boleh buat. Seperti halnya musibah, mengeluh tidak akan menyelamatkan kita. Jadikan pembelajaran supaya laen kali ga kena lagi.

Dengan catatan kamu mengerjakannya dengan profesional. Karena kadangkala revisi terjadi karena kelalaian saya sendiri. Supaya aman, biasanya saya meminta referensi dan brief yang lengkap dari klien. Kalau tidak lengkap, saya seringkali memberikan referensi atau moodboard terlebih dahulu ke klien sebelum memulai draft 1.

Saya cukup beruntung klien-klien saya selama ini pengertian, kalaupun ada revisi yang berkali-kali itu karena mereka mengontrak retainer. Setelah bulan berakhir, ya selesai-ga selesai bayar.

Catatan: Hal yang juga sangat mengganggu selain revisi abadi, adalah menunggu revisi yang kelamaan. Ingatkan selalu klien, dan tegaskan kalau pekerjaan mu ada timeline yang perlu ditaati. Biasanya untuk kasus seperti ini, saya mencari klien lain dan mengarsipkan pekerjaan dengan baik. Sehingga jika shit happens maka saya ada cadangan pekerjaan.

Kendala 4. Invoice telat cair.
Ini adalah musibah yang juga sering menimpa para pekerja kreatif lepasan. Karena invoice telat cair bisa berakibat buruk pada keuangan. Mengakibatkan denda pada tagihan bulanan, pada kartu kredit, asuransi, uang sekolah anak dan lain-lainnya.

Salah satu cara adalah kejar aja terus ke penanggung jawab pekerjaan. Kalau bisa sih sampai berteman dengan pihak purchasing atau akunting. Supaya jelas kendala mereka dimana. Ini adalah salah satu alasan mengapa fee kita jangan terlalu kecil, jadi masih ada ruang margin untuk modal follow up kasus beginian.

Kira-kira itu tadi empat kasus yang sering menjadi keluhan para pekerja kreatif lepasan yang saya baca di jejaring sosial. Semoga tulisan ini berguna.

Artikel ini saya tulis untuk mengalihkan energi yang tadinya akan dipakai untuk ‘ngeluh’ jadi bercerita. Saya cukup bersyukur karena klien-klien saya saat ini masih dalam taraf bertanggung jawab dan mau memikirkan nasib vendor.

indifferent-monkey

#artfortrip

artfortrip

I started a campaign called Art For Trip, a campaign to help me funding my trip to the remote part of Indonesia.

You can read more about it at the Indiegogo page.

The avatars series that i’m currently building are designed using a very simple but bold line. They all coming from the same template with just a few tweaks. A few small strokes will add identity and showing a bit of who they are, and if you read the story of each avatars you’ll find that every person have their own stories. Some paths are crossed some are just unique.

It’s fun to know that basically we’re all the same human, but we can decide our own path. We can be the change we want the world to be.

While not so many people have these kind of privilege, we can at least let more people know that they can pick their own path of life and be the change they want the world to be.

Keep your eyes on my social media feeds, i’ll keep them updated with new update and the destination.

Monica Harvriza A doctor that currently assigned to a remote part in Nusa Tenggara Timur. Always looks happy while serving the community for a healthier living.
Monica Harvriza
A doctor that currently assigned to a remote part in Nusa Tenggara Timur. Always looks happy while serving the community for a healthier living.
Widhiari Murti An avid traveller, been wandering for many years to many places. One of the brightest girl i've met.
Widhiari Murti
An avid traveller, been wandering for many years to many places.
One of the brightest girl i’ve met.
Anastasia A director for an animation production company, an orangutan enthusiast that've explored some jungles just to meet the Orangutans. She's also a bakmi hunter.
Anastasia
A director for an animation production company, an orangutan enthusiast that’ve explored some jungles just to meet the Orangutans.
She’s also a bakmi hunter.
Tania Mirella A globe trotter with a great sense of art. A passionate coffee enthusiast who believes that a coffee plant will die whenever you pour some sugar to your black coffee.
Tania Mirella
A globe trotter with a great sense of art. A passionate coffee enthusiast who believes that a coffee plant will die whenever you pour some sugar to your black coffee.
TB Putera A creative workers with unpredictable crazy ideas. Check his instagram feed and you'll get a healthy amount of amusement.
TB Putera
A creative workers with unpredictable crazy ideas. Check his instagram feed and you’ll get a healthy amount of amusement.
Nasta Inda A perfect example of Pisces kind of girl.
Nasta Inda
A perfect example of Pisces kind of girl.
Monica Hapsari One of the most talented yet most humble artist i've ever met. He sing for several bands, and all are awesome.
Monica Hapsari
One of the most talented yet most humble artist i’ve ever met.
He sing for several bands, and all are awesome.
Octa Ramayana A startup co-founder, a man with great wisdom. His calm are beyond many people.
Octa Ramayana
A startup co-founder, a man with great wisdom. His calm are beyond many people.
This suppose to be myself.
This suppose to be myself.
Ryan Silvan A serial entrepreneur with brain that swarmed with wild ideas.
Ryan Silvan
A serial entrepreneur with brain that swarmed with wild ideas.
David The Killer He's a killer. A killer with an AJ1.
David The Killer
He’s a killer.
A killer with an AJ1.
Paulus Hyu An enthusiastic coffee lovers, toys collector, succulent grower and one of the most sought after photographer in town. His daughter is one of the cutest little girl in instagram. His wife run a pastry company.
Paulus Hyu
An enthusiastic coffee lovers, toys collector, succulent grower and one of the most sought after photographer in town.
His daughter is one of the cutest little girl in instagram. His wife run a pastry company.
Joshua Artono One of the most awesome person i've ever know. He's multitalented and blessed to lead masses as a Pastor. A warm hearted husband and father. Did i mentioned that he's also one of the owner of Plastic Culture?
Joshua Artono
One of the most awesome person i’ve ever know. He’s multitalented and blessed to lead masses as a Pastor. A warm hearted husband and father.
Did i mentioned that he’s also one of the owner of Plastic Culture?
Budi Tandiono One of the owner of Plastic Culture, the Indonesian designer toys store. Husband to Dewi Sastra and father to two adorable sons.
Budi Tandiono
One of the owner of Plastic Culture, the Indonesian designer toys store. Husband to Dewi Sastra and father to two adorable sons.
Dewi Sastra. The creator of Little Bunny Family, a very talented girl with great potential. An wonderful wife to Mr. Budi Tandiono and one awesome mother of two.
Dewi Sastra.
The creator of Little Bunny Family, a very talented girl with great potential.
An wonderful wife to Mr. Budi Tandiono and one awesome mother of two.
Indra Gunawan (ICTOYS) Creator of Gacha, the adorable dinosaur or cute kaiju. His drawing are so neat and currently pursuing his dream as a watercolor painter.
Indra Gunawan (ICTOYS)
Creator of Gacha, the adorable dinosaur or cute kaiju. His drawing are so neat and currently pursuing his dream as a watercolor painter.
Kendy Tan The creator of Boron and a purveyor of awesome Tin Toys. A father of two with a strange taste of humour.
Kendy Tan
The creator of Boron and a purveyor of awesome Tin Toys. A father of two with a strange taste of humour.
Sandy Jaya An avid traveller with a good eye. His instagram feed full of awesome photographs from his daily adventure.
Sandy Jaya
An avid traveller with a good eye. His instagram feed full of awesome photographs from his daily adventure.

Lansoprazole

Lansoprazole
My doctor prescribed Lansoprazole to be consumed daily, so i do a small research about it and draw a new merchandise.

Lansoprazole (/lænˈsoʊprəzoʊl/ lan-SOH-prə-zohl; INN) is a proton-pump inhibitor (PPI) which inhibits the stomach’s production of gastric acids.

A medication for

Gastroesophageal reflux disease (GERD), gastro-oesophageal reflux disease (GORD), gastric reflux disease, acid reflux disease, or reflux (in babies and young children) is a chronic symptom of mucosal damage caused by stomach acid coming up from the stomach into the esophagus.

GERD is usually caused by changes in the barrier between the stomach and the esophagus, including abnormal relaxation of the lower esophageal sphincter, which normally holds the top of the stomach closed, impaired expulsion of gastric reflux from the esophagus, or a hiatal hernia. These changes may be permanent or temporary.

Treatment is typically via lifestyle changes and medications such as proton pump inhibitors, H2 receptor blockers or antacids with or without alginic acid.[2] Surgery may be an option in those who do not improve. In the Western world between 10 and 20% of the population is affected.

Following the medications, i try to find some fruits and herbs that might help me with this problem.

Wish me luck.

Banana Melon Smoothies

Beberapa minggu belakangan ini saya tidak enak badan, batuk-batuk dan badan lemas. Setelah mengunjungi beberapa dokter, saya diberi diagnosa mengidap asam lambung. Diberi larangan menikmati makanan-makanan asam seperti jeruk, tomat dan makanan-makanan yang banyak bumbu seperti kari, makanan pedas, berlemak dan ‘uhuk’ kopi dan teh.

Susah juga meninggalkan kopi dan teh, namun kata dokternya kalau memang susah ditinggalkan, paling tidak dikurangi dengan signifikan. Karena dua minuman paling enak di dunia harus dikurangi, maka saya mencari tahu alternatif lain yang enak.

Saya mencari resep yang enak dan berguna untuk lambung dan kesehatan saya. Ternyata dua buah kesukaan saya, pisang dan melon adalah buah yang berguna untuk membantu menjaga keasaman lambung. Berhubung saya suka jus buah, kenapa ga dicoba aja mencari resep-resep smoothies yang membuat lambung nyaman.

Setelah ketemu, maka berikut ini adalah hasilnya yang saya jadikan menu sarapan dan makan malam.

1. Cari buah melon dan pisang yang sudah matang, sehingga sudah manis dan kamu tidak perlu menambahkan gula lagi.
2. Belah melon lalu potong-potong, kupas pisang sesuai porsi yang kira-kira cukup (kalau saya setengah buah melon dan dua batang pisang) kasih air setengah gelas.
3. Masukkan ke dalam blender, kira-kira 10 detik biasanya sudah jadi karena lembek.
4. Porsi ini jadi dua gelas ukuran sedang. Kalau saya sih cukup bikin kenyang sampai siang.
5. Berikutnya saya mau coba smoothies ini kemudian ditabur oatmeal. Supaya lebih kenyang dan bergizi.

ps:
• Sebaiknya diminum sebelum makan atau kira-kira 30-45 menit setelah mengkonsumsi makanan berat.
• kata artikel, ada 1-2 persen orang di dunia yang malah makin parah asam lambungnya dengan melon atau pisang. Jadi kalau kamu ada di 2 persen itu, sebaiknya cari alternatif lain. :)

Pilih melon dan pisang yang sudah matang. Supaya manis tanpa menambah gula.
Pilih melon dan pisang yang sudah matang. Supaya manis tanpa menambah gula.
Melon yang sudah manis lebih enak tentu saja.
Melon yang sudah manis lebih enak tentu saja.
Belah melon
Belah melon
Belah dua, lalu bersihin biji-bijinya.
Belah dua, lalu bersihin biji-bijinya.
Kupas pisang
Kupas pisang
masukin ke blender
masukin ke blender
susun yang bener
susun yang bener
Nyalain blender, karena yang diblender lunak jadi 10 detik juga kelar biasanya.
Nyalain blender, karena yang diblender lunak jadi 10 detik juga kelar biasanya.
Kalau dah halus begini bisa tinggal dituang.
Kalau dah halus begini bisa tinggal dituang.
Tuang ke gelas.
Tuang ke gelas.
Silahkan menikmati
Silahkan menikmati

Who Am I To Judge?

Cukup sering kita mendengar teman atau saudara kita sendiri menghakimi seseorang atau diri kamu sendiri sebagai pendosa dan akan masuk neraka.
Seorang saudara malah pernah menghakimi agama kami sebagai pengkhianat dan pendosa, padahal dirinya … ya gitu deh. Lebih dari sekali maksud membantu kami malah berbalik menjadi omongan buruk.

Sering juga di jejaring sosial seseorang disebut kafir atau dilaknat masuk neraka. Siapakah kita? menentukan seseorang sebagai pendosa dan menentukan siapa saja yang ke neraka.

Mengingatkan akan lirik lagu yang ditulis Rebecca Theodora untuk Bite.

Seringkali kita bermimpi tentang dunia yang tak fana
dan berharap hidup di sana.
Tak ‘kan sedih, tak ‘kan terluka & tak mungkin patah hati, jatuh cinta setiap hari.

Ada yang mau menjadi baik & bijaksana, siapa benar siapa yang tau.
Mungkin kah berbahagia jika yang lain menderita?
siapa benar siapa yang tau.

Mereka ingin masuk surga 3X
Tapi semua pun juga

Mereka ingin masuk surga

Tetapi ciptakan neraka

Tulisan singkat ini terinspirasi dari kutipan berikut.
“If someone is gay, who searches for the Lord and has goodwill, who am I to judge?”
by Pope Francis.

merchandise.

Who Am I To Judge?
Who Am I To Judge?

Another Side of Happiness

I’m pretty lucky for being busy for the past few weeks doing projects i love. With nice clients and wonderful stuff to make.

But still, doing something we love need some energy and i’m a bit need of some little distraction. So i took photos from some toys around me in black and white.

I call it “another side of happiness”.

When you’re done being happy there will be an empty space in our heart. A space filled with longing.

Big Duo 12" vinyl figure
Big Duo
12″ vinyl figure
Big Fau 12" vinyl figure
Big Fau
12″ vinyl figure
Devirobo 5" figure by PlayImaginative
Devirobo
5″ figure by PlayImaginative
Gloomy Bear
Gloomy Bear
Toby 3" vinyl figure
Toby
3″ vinyl figure
Tofu
Tofu
Jelly Bearbrick
Jelly Bearbrick
Lemi the Space Wanderer
Lemi the Space Wanderer